200 Perajin Emping Melinjo Kabupaten Cirebon Terancam Bangkrut

Jawa Barat —Jumat, 19 Feb 2021 10:33
    Bagikan:  
200 Perajin Emping Melinjo Kabupaten Cirebon Terancam Bangkrut
Salah seorang perajin Emping Melinjo di Desa Tuk Kedawung sedang mengerjakan pembuatan nakanan khas Cirebon secara manual. (foto:Ejub)

POSKOTAJABAR, CIREBON.

Sentra perajin makanan khas Cirebon berupa Emping Melinjo di Desa Tuk Kecamatan Kedawung Kabupaten  Cirebon kini nampak sepi. Berbeda dengan kondisi sebelum munculnya pandemi  Covid-19, di tempat tersebut selalu ramai dikunjungi pembeli bukan cuma dari Wil Cirebon tapi datang dari luar daerah. Kondisi demikian menjadi beban cukup berat bagi para perajin rumahan yang tersebar di willayah desa setempat.

Menurut Kepala Desa Tuk,  Faturohman Wijaya, perajin Emping Melinjo benar-benar merasakan sepinya pembeli bèrlangaung sekitar setahun lalu. Dari sekitar 200 perajin rumahan yang ada, sebagian terancam bangkrut. Bahkan, sebagian lagi tutup karena tidak memiliki modal.

Untuk membantu usaha mereka perlu bantuan modal. Paling tidak, ada pihak ketiga memfasilitasi usaha mereka. Para perajin di sini betul betul butuh modal kelangsungan usaha mereka.

BACA JUGA : Awas! Jangan Sering Main Handphone Sebelum Tidur, Ini Bahayanya Health 


Menunjang Perekonomian Masyarakat

Dikatakan Faturohman, usaha Emping Milinjo yang dirimtis mayarakat setempat menjadi andalan khususnya untuk me nunjang perekonomian masyakatnya yang dirintis secara turun temurun.

Untuk satu perajin rumahan, lanjut Faturahman,mampu menyerap lima sampai lima belas tenaga kerja. Dengan demikian untuk menghidupkĺan kembali perajin di desa setempat butuh modal.

"Sementara peran instansi terkaiit menunjang usaha.mereka dengan memberi bimbingan serta penyukuhan secara rutin," pungkas Kepala  Desa Tuk, Faturohman Wijaya.(Ejub)

BACA JUGA : Lagi-lagi, Ada Emak-emak Pakai Motor di Jalan Tol, Tidak Memakai Helm

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait