Terancam Ambruk, Bangunan SDN 2 Karangpawitan Kabupaten Pangandaran Terpaksa Disangga Kayu

Jawa Barat —Jumat, 19 Feb 2021 15:12
    Bagikan:  
Terancam Ambruk, Bangunan SDN 2 Karangpawitan Kabupaten Pangandaran Terpaksa Disangga Kayu
Kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Karangpawitan yang disanga dengan kayu agar tidak ambruk dan menimpa rumah warga (foto: dry)

POSKOTAJABAR,PANGANDARAN.

Bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Karangpawitan Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terpaksa disangga dengan kayu lantaran kondisinya yang rusak parah dan terancam ambruk.

Pihak sekolah terpaksa menyangga  bangunan sekolah dengan kayu itu karena kondisinya yang sudah rusak dan terncam iambruk. Hal tersebut juga membahayakan rumah warga yang berdekatan dengan sekolah.

Kepala SDN 2 Karangpawitan menyebutkan, bangunan sekolah itu terpaksa didogong atau disangga dengan kayu karena kondisinya yang rusak parah dan dikhawatirkan akan ambruk.

"Kalau bangunan itu ambruk khawatir menimpa rumah warga yang bersebelahan dengan bangunan sekolah," ujarnya kepada POKSKOTAJABAR, Jumat (19/02/2021).

BACA JUGA : Lagi-lagi, Ada Emak-emak Pakai Motor di Jalan Tol, Tidak Memakai Helm


Bangunan Sudah Rusak Lama

Kata dia, kondisi bangunan yang rusak berat yakni satu ruang belajar siswa dan satunya lagi ruang guru dan kepala sekolah. "Kedua ruangan tersebut merupakan bangunan lama, dan bangunan sudah rusak sejak tahun 2018 lalu," katanya.

Sukardi mengatakan, pihaknya juga sudah melaporkan kondisi bangunan yang rusak kepihak Korwil Pendidikan Kecamatan Padaherang.

"Namun sampai saat ini belum ada juga bantuan, padahal kedua ruangan kondisinya sangat prihatin dan nyaris ambruk serta membahayakan," ucapnya.

BACA JUGA Awas! Jangan Sering Main Handphone Sebelum Tidur, Ini Bahayanya Health 


Lapuk Dimakan Usia

Sementara itu, Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Padaherang Endang Mulyono membenarkan, bahwa kedua ruang di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Karangpawitan kondisinya rusak berat dan berbahaya.

"Memang bangunan sekolah tersebut merupakan bangunan lama, rusaknya bangunan sekolah itu karena lapuk dimakan usia," kata Endang.

Menurut dia, saat ini bangunan sekolah yang rusak didogong atau disangga dengan kayu oleh pihak sekolah agar tidak ambruk.

"Jika tidak ditahan dengan kayu, di khawatirkan dinding tembok ambruk dan menimpa rumah milik warga yang tidak jauh dengan sekolah," tuturnya.

BACA JUGA : Kejari Cianjur Tetapkan Mantan Kades Cimacan Tersangka Korupsi Dana Desa


Belum Juga Ada perbaikan

Endang mengaku, pihaknya juga sudah menyampaikan perihal tersebut ke Disdikpora Kabupaten Pangandaran pada tahun 2020 lalu, bahkan bangunan tersebut sudah ditinjau langsung oleh Kepala Disdikpora pak Surman.

"Namun, sampai saat ini belum juga ada perbaikan, semoga tahun ini kedua ruangan yang rusak itu segera di perbaiki oleh Disdikpora Kabupaten Pangandaran," pungkasnya. (dry)

BACA JUGA : Kesandung Narkoba, Kompol Yuni Dimutasi ke Pamen Yanma Polda Jabar


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait