Jumlah TKI Kabupaten Pangandaran Dua Tahun Terakhir Turun Drastis

Jawa Barat —Sabtu, 20 Feb 2021 10:07
    Bagikan:  
Jumlah TKI Kabupaten Pangandaran Dua Tahun Terakhir  Turun Drastis
Gambar ilustrasi TKI (foto: titiknol)
POSKOTAJABAR, PANGANDARAN. 
Dalam dua tahun terakhir jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Kabupaten Pangandaran mengalami penurunan yang cukup drastis. Penurunan ini kemungkinan akibat adanya Pandemi Covid-19.

Kepala Seksi Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Industri dan Transmigrasi Kabupaten Pangandaran Suparman mengatakan, sepanjang tahun 2019 lalu tercatat sebanyak 218 orang warga Pangandaran yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

"Sementara pada tahun 2020, warga Pangandaran yang jadi TKI hanya 23 orang," ujarnya kepada wartawan, Jumat (19/02/2021).
Kata dia, para calon TKI yang mau bekerja keluar negeri itu sebelum membuat paspor ke imigrasi harus ada rekomendasi dari dinas terkait. "Jadi data jumlah TKI ke luar negeri tersebut terlihat pada saat Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), sebelum membuat paspor ke Kantor Imigrasi," katanya.

Menurut dia, keberangkatan Tenaga Kerja Indonesia pada tahun 2020 hanya ada di bulan Januari saja. 

”Jadi yang 23 orang itu berangkatnya pada bulan Januari,  pada saat Pandemi Covid-19 meningkat dibulan selanjutnya, tidak ada lagi yang daftar jadi TKI,” ucapnya.

BACA JUGA : Awas! Jangan Sering Main Handphone Sebelum Tidur, Ini Bahayanya 

Saat ini, kata dia, belum ada perusahaan penyalur TKI di Kabupaten Pangandaran, ada juga hanya perwakilan perusahaan dari Cirebon, yang berkantor di Kecamatan Kalipucang.  ”Belum ada yang berani berinvestasi, kalaupun ada yang mau membuka kami siap bantu untuk mengajukan perizinan,” jelasnya.

Suparman menambahkan, penyalur para TKI yang ditunjuk langsung oleh Kementrian dan semuanya resmi. 

”Sementara para TKI ilegal biasanya lewat penyalur yang tidak resmi, ketika ada masalah di tempat mereka bekerja, dan itu sulit untuk ditangani,” pungkasnya. (dry).
Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait