Pasca Reformasi Masyarakat tidak Pernah Lagi Mendapat Pemahaman tentang Pancasila

Jawa Barat —Sabtu, 20 Feb 2021 11:37
    Bagikan:  
Pasca Reformasi Masyarakat tidak Pernah Lagi Mendapat Pemahaman tentang Pancasila
Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman (foto:Aris)
POSKOTAJABAR, BANDUNG.
Pasca Reformasi masyarakat tidak pernah lagi mendapat pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi negara. Oleh karenanya, negara harus bergerak cepat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Aparatur Sipil Negara (ASN) ring satunya.

Ketua Komisi I DPRD Jabar Bedi Budiman mengatakan hal tersebut saat jadi pembicara dalam focus group discusion (FGD) bertajuk "membangun toleransi dan keragaman menuju jabar juara" di Aula Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jabar Jl Supratman, Jumat (19/02/2021).

"Harus diakui, sejak reformasi, soal kenegaraan kita abai. Soal Pancasila dan lain-lain. Sudah 20 tahun, tak pernah ada lagi, negara hadir dalam konsolidasi ideologi ke masyarakat," katanya.

Politisi PDIP asal daerah pemilihan (Dapil) 13 (Kuningan, Ciamis, Banjar, Pangandaran) menambahkan, dampaknya muncul kasus-kasus yang tidak mencerminkan sikap saling menghormati perbedaan, terutama saat berlangsung kontestasi politik. 

"Kita bisa melihat saat kontestasi politik praktis, semua muncul. Medium menggunakan perbedaan jadi sangat rawan," ungkapnya.

Untuk karena itu, jelas Bedi, negara harus bergerak cepat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang nilai-nilai berbangsa dan bernegara. "Salah satunya ASN sebagai ring pertama," katanya. 

ASN menurut Bedi, merupakan warga yang berkarir dan mendapat peran strategis dalam keberlangsungan negara. Mengingat, ASN bisa masuk ke dalam sistem negara seperti pendidikan, keuangan, dan sektor lainnya.

"Kalau dia berbeda dalam menerapkan nilai-nilai bernegara, dia bahaya," katanya.

Bedi menerangkan, di Jabar ada sedikitnya 50 ribu ASN yang bisa menjadi unsur penting dalam menjaga keberlangsungan negara.  Oleh karena itu, pemerintah baik pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sebaiknya memberikan pembinaan terhadap ASN. "Di Jawa Barat, saya berharap Kesbangpol jadi leading sector untuk kelestarian ideologi di negara kita. Di lingkungan pemerintahan dulu," katanya. (Aris)

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait