Sekjen Asprov PSSI Jabar Dedi Permana Mengundurkan Diri

Sepak Bola —Sabtu, 20 Feb 2021 15:53
    Bagikan:  
Sekjen Asprov PSSI Jabar Dedi Permana Mengundurkan Diri
Sekjen Asprov PSSI Jabar, Dedi Permana, mengundurkan diri terhitung Jumat (19/02/2021). (nang's)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asprov PSSI Jawa Barat (Jabar), Dedi Permana, mengembalikan mandat tugasnya kepada Ketua Umum PSSI Jabar, Tomy Apriantono. Dengan dikembalikan mandat tugasnya sebagai Sekjen PSSI Jabar, berarti Dedi Permana mengundurkan diri dari jabatan itu yang sudah diembannya sejak tahun 2017 lalu.

Kepastian pengunduran diri itu, dikatakan Dedi Permana kepada POSKOTAJABAR, saat bertemu Sabtu (20/02/2021). “Saya sudah mundur dari Sekjen Asprov PSSI Jabar, Kang. Saya sudah serahkan kembali mandatnya kepada Ketua Umum karena kan saya ditunjuk oleh Ketua Umum dan Komite Eksekutif (Exco),” kata dedei Permana.

BACA JUGA:  Turnamen Piala Menpora 2021 Menjadi Uji Coba Bagi PSSI Untuk Bisa Dapat Izin Polri Selenggarakan Liga 1 dan Liga 2

Menurut pengacara kenamaan di Bandung itu, penyerahan kembali mandat itu ia lakukan pada saat Rapat Exco yang berlangsung Jumat (19/02/2021) di Kantor Asprov PSSI Jabar Jl. Lodaya No. 20 Bandung. “Ada beberapa alasan yang membuat saya mundur dari kursi Sekjen ini,” ungkap Dedi Permana.

Pertama, kata Dedi, ada hal yang tidak sejalan dengan Ketua Umum yang belakangan ini lebih banyak menjalankan misinya sendiri. Terutama, dalam menjalankan beberapa keputusan dan pemberhentian dari kepengurusan orang-orang yang tidak dia sukai. “Intinya lebih kepada faktor like and dislike (suka dan tidak suka). Ketua Umum lebih menonjolkan itu ketimbang musyawarah,” tutur Dedi.

Masalah lainnya, Dedi Permana juga mengakui bahwa dia akan mencalonkan diri menjadi Ketua Umum Asprov PSSI Jabar pada Kongres Pemilihan 2021 yang akan berlangsung bulan November 2021 mendatang.

BACA JUGA:  Pemkot Bandung Akan Melakukan Uji Coba Motor Listrik Untuk Kendaraan Dinas ASN

“Kan Ketua Umum sendiri sekarang sudah mendengungkan ‘salam dua periode’. Jadi, saya tidak mungkin terus bersama sampai dengan akhir kepengurusan,” tegasnya.

Alasan yang terakhir, Dedi mengungkapkan, ia juga sedang ada pekerjaan lain yang membuat dia harus fokus mengerjakannya. Selama ini, ada beberapa pekerjaannya yang juga kurang terperhatikan karena dia banyak disibukan dengan urusan sepak bola.

"Kepada teman-teman yang selama ini banyak membantu, saya ucapkan terima kasihdan untuk teman-teman yang tidak terakomodir saya mohon maaf. Insya Allah kita ketemu di lain kesempatan," ujarnya.(nang’s)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait