Komunitas Memegang Peranan Penting Dalam Keberlangsungan Skena Musik Indie di Indonesia

Opini —Minggu, 21 Feb 2021 18:45
    Bagikan:  
Komunitas Memegang Peranan Penting Dalam Keberlangsungan Skena Musik Indie di Indonesia
Dalam perjalanannya, skena musik indie tidak bisa lepas dari peran komunitas. (Foto: unsplash.com)

POSKOTA JABAR, BANDUNG

Dalam perjalanannya, skena musik indie tidak bisa lepas dari peran komunitas. Menjamurnya komunitas di berbagai kota dengan bermacam latar belakang di dalamnya. Terbukti telah memperpanjang keberlangsungan hidup skena musik indie itu sendiri.

Komunitas adalah sebuah organisme atau kelompok sosial yang lahir dan tumbuh atas dasar ketertarikan yang sama kepada suatu hal. Komunitas yang akar katanya berasal dari bahasa Latin communitas yang berarti kesamaan. Merujuk dari asal kata itu pula, hampir semua komunitas yang lahir dan tumbuh di berbagai penjuru dunia itu dilandasi karena mempunyai kesukaan yang sama terhadap sesuatu.

Begitu pula dengan Indonesia, beragam komunitas yang ada di negeri ini pun dilatarbelakangi karena mempunyai kesukaan yang sama akan suatu hal. Misal, orang-orang yang mempunyai kesukaan akan dunia otomotif, maka akan membuat komunitas yang didasari karena kesukaanya akan dunia otomotif, dan itu bisa lebih mengerucut lagi.

BACA JUGA: Tatkala Sang Jurnalis Memuisi Terbawa Naluri, Bisa Terjadi Campur Kode Dua Talenta

Semisal orang yang mepunyai ketertarikan akan dunia otomotif dan menyukai kesukaan khusus kepada sebuah merk kendaraan tertentu, itu juga bisa jadi pemicu terlahirnya komunitas baru yang lebih mengerucut, yang berisi orang-orang dengan kesukaannya terhadap merk kendaraan tertentu.

Tapi, itu pula tidak cukup, orang-orang yang mempunyai ketertarikan akan suatu merk kendaraan, akan lebih mengerucut lagi. Karena setiap produsen kendaraan, tidak mungkin hanya melahirkan satu tipe saja untuk merk kendaraannya tersebut.

Begitu pula dalam dunia musik, banyaknya jenis dan genre musik, akan sangat berpotensi melahirkan banyak komunitas dengan latar belakang kesukaan mereka terhadap jenis atau genre musik tertentu. Lihat saja di sekitar kita banyak orang-orang yang berkumpul menjadi sebuah komunitas dnegan latar belakang kesukaannya akan genre musik tertentu.

BACA JUGA: Salut Kesadaran Suporter, Munculkan Semangat Melahirkan Suporter Indonesia Bermartabat

Bahkan di sebuah kota bisa ada puluhan komunitas dengan berbagai macam latar belakang, ada komunitas penggemar musik metal, hardcore atau musik cadas lainnya yang tergabung dalam satu komunitas. Dapat dijumpai pula di sekitar kita, orang-orang yang mempunyai kesukaan akan musik Jazz, Blues, Rock & Roll, Grunge, Post rock atau berbagai genre lainnya yang kemudian tergabung dalam sebuah komunitas sesuai dengan kesukaannya masing-masing.

Berangkat dari sana, kemudian lahir banyak band-band yang lalu menjadi besar dan dikenal oleh banyak orang. Hingga mempunyai fanbase yang cukup besar pula, dan dari fanbase itu pula lahirlah komunitas baru yang mempunyai kesukaan yang sama terhadap sebuah band yang mereka idolakan. Dan tidak menutup kemugkinan dari sekelompok orang yang mengidolakan satu band itu akan menumbuhkan embrio band baru yang dikemudian hari mungkin akan mempunyai fanbase yang besar pula. Sebuah mata rantai yang tak akan pernah putus.

Band-band yang lahir, tumbuh dan besar dari komunitas itu merupakan indikator kuat bahwa peran komunitas bagi sebuah band dan skena indie itu sangatlah penting. Bagaimana tidak, ketika sebuah band sulit mencari panggung dan sarana promosi untuk karyanya, komunitas sendiri yang kemudian jadi jalan keluarnya. Komunitas yang notabene berisi banyak orang dengan latar belakang yang berbeda-beda, akan menjadi perpanjangan tangan bagi sebuah band untuk bisa mendapat panggung atau membantu mereka dalam membantu mempromosikan karya-karyanya.

 BACA JUGA: Dalam Setiap Sudut Gelap Kisah Asmara Kita, Ada Glenn Fredly di Sana

Kalau pun orang-orang di komunitas itu tidak bisa menjadi perpanjangan tangan bagi band-band di dalamnya untuk mendapat panggung atau membantu proses promosi. Mereka tak kehabisan akal, nyatanya banyak gigs-gigs atau pertunjukan yang dibuat oleh komunitas. Apakah itu bukan cara efektif untuk dapat panggung dan jadi ajang promo?.

Pada keyatanyaanya komunitas tidak hanya jadi ajang nongkrong-nongkrong saja. Lebih dari itu, komunitas bisa jadi ajang untuk kita saling membantu satu sama lain. Maka tidak bisa dipungkiri kalau keberlangsungan hidup skena indie itu ditunjang oleh keberadaan komunitas yang solid. Karena sejatinya komunitas itu ada karena kesukaan dan ideologi yang sama, yaitu ideologi pertemanan. (ES)

BACA JUGA: Komunitas Memegang Peranan Penting Dalam Keberlangsungan Skena Musik Indie di Indonesia

 

Editor: Edi
    Bagikan:  


Berita Terkait