Banjir Karawang Terparah Dialami Desa Karangligar Ketinggian Air 2,6 Meter

Jawa Barat —Senin, 22 Feb 2021 14:41
    Bagikan:  
Banjir Karawang Terparah Dialami Desa  Karangligar Ketinggian  Air 2,6 Meter
Seorang relawan berpose di depan gedung sekolah dasar yang terrendam banjir. (foto:ist)

POSKOTAJABAR, KARAWANG.
Tercatat banjir di Kabupaten Karawang terparah terjadi di Desa Karangligar, yakni ketinggian air mencapai 2,6 meter dengan menenggelamkan pemukiman warga setempat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis, hingga Senin (22/02/2021), warga Karawang yang terdampak banjir mencapai 52.527 orang. Para korban banjir tersebar di 33 desa dan 15 kecamatan di Karawang. Ketinggian air banjir yang terdalam ada di Desa Kalangligar, yakni 2.6 meter.

"Sedangkan jumlah rumah yang terdampak banjir ada 14.340 unit, yang dihuni oleh 14.754 kepala keluarga, dengan total ada 52.527 jiwa," kata Pelaksana Kepala BPBD Karawang, Yasin Nasrudin.

Dia menjelaskan, jumlah pengungsi yang terdata mencapai 20.433 jiwa dari 3.543 kepala keluarga.
BPBD Karawang juga melaporkan, 4.126 jiwa dari 1.424 kepala keluarga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, menjadi korban banjir. Jumlah rumah mencapai 1.175 rumah dengan ketinggian air yang terdalam mencapai 2.6 meter.

BACA JUGA : Maung Galunggung Amakan Geng Motor yang akan Pesta Miras

 

Data Korban Banjir 
Sementara itu di Desa Wanakerta Kecamatan Telukjambe Barat, ada 1.537 jiwa dari 582 kepala keluarga yang menjadi korban banjir. Jumlah rumah yang terendam mencapai 542 rumah dengan ketinggian air mencapai 45 sentimeter.

Di Kelurahan Tenjungpura, Kecamatan Karawang Barat, 8.500 warga dari 1.625 kepala keluarga menjadi korban banjir. Ketinggian air mencapai satu setengah meter dan merendam 1.625 rumah.

Di Kelurahan Adiarsa Barat, ada 3.202 jiwa dari 274 kepala keluarga menjadi korban banjir. 1.625 rumah terndam banjir dengan ketinggian satu meter.

Di Kelurahan Tanjung Mekar Kecamatan Karawang Barat, banjir melanda 1.077 rumah dengan ketinggian air mencapai 1.2 meter. Warga yang menjadi korban banjir mencapai 4.445 jiwa dari 1.236 kepala keluarga.

BACA JUGA : Bawaslu Pangandaran Gelar Refleksi Pengawasan Bersama Media Massa


Terdampak Paling Banyak 

Sementara di Kecamatan  Cikampek, Desa Dawuan Tengah dan Desa Dawuan Barat menjadi desa dengan jumlah warga yang terdampak banjir paling banyak. Di Desa Dawuan Tengah ada 3.767 warga, sedangkan Dawuan Barat ada 3.740 warga yang menjadi korban banjir.

Turut terdata juga ada 31 masjid dan 9 sekolah yang terendam banjir. Sedangan area pasawahan ada 217 hektar sawah.

"Sedangan untuk kantor intansi dan kantor pelayanan umum belum terdata berapa yang terdampak banjir," beber  Pelaksana Kepala BPBD Karawang, Yasin Nasrudin. ( asl)

BACA JUGA : Banjir Karawang Terparah Dialami Desa  Karangligar Ketinggian  Air 2,6 Meter

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait