Kadin Kota Bandung dan KPEU MUI Pusat Selenggarakan Pelatihan Pengelolaan Koperasi Syariah

Jawa Barat —Selasa, 23 Feb 2021 20:02
    Bagikan:  
Kadin Kota Bandung dan KPEU MUI Pusat Selenggarakan Pelatihan Pengelolaan Koperasi Syariah
Para peserta wanita dalam pelatihan pengelolaan Koperasi Syariah. (Ist.)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bandung bekerjasama dengan Komisi Perberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menyelenggarakan pelatihan pengelolaan Koperasi Syariah dengan tema "Bangkitnya Ekonomi Umat Melalui Koperasi Syariah Berbasis Masjid". 

Acara yang berlangsung Selasa (23/02/2021), bertempat di Aula Graha Kadin Kota Bandung, Jalan Talaga Bodas No. 31 Kota Bandung ini, diikuti oleh Para Pengurus DKM, Pengurus MUI Tingkat Kecamatan, MUI Tingkat Kabupaten/Kota, Para Pensiunan, Dosen/Guru, Praktisi, Akademisi, Mahasiswa, Karang Taruna, PKK, dan LPM Tingkat Kecamatan dan Kelurahan.

BACA JUGA: Koalisi Masyarakat Sipil Mendesak Pemerintah untuk Melibatkan Pihak Independen dalam Tim Kajian UU ITE

Sedangkan yang menjadi narasumber adalah Ketua Kadin Kota Bandung, Ir. Iwa Gartiwa, MM, Ketua Kopsyah Masjid Cipaganti Bandung, Drs. H. Nuryana Saefudin, MSi. dan Ketua Bidang Ekonomi MUI Bandung, Dr. Ir. Arsyad Ahmad, M.Pd.

Koperasi Syariah adalah bentuk koperasi yang memiliki prinsif, tujuan, dan kegiatan usahanya berdasarkan syariah Islam, yaitu Al-Quran dan Assunah. Koperasi Syariah merupakan badan usaha koperasi yang menjalankan aktivitas usahanya berdasarkan pada prinsif-prinsif syariah. Semua unit usaha, produksi, dan operasional koperasi ini dilakukan sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia.

BACA JUGA:  Situasi Rumit Bagi Pers di Masa Pandemi, PWI Jabar Gelar Webinar Strategi Bisnis Media

Pelatihan Pengelolaan Koperasi Syariah yang diadakan oleh Kadin Kota Bandung bekerjasama dengan KPEU MUI Pusat ini, bertujuan untuk pemberdayaan dan membangkitkan ekonomi umat melalui koperasi syariah dengan melatih para peserta, agar dapat memahami konsep-konsep bisnis syariah, usaha dan bentuk harta, yang sesuai dengan nilai-nilai, norma dan prinsif koperasi.

Disamping itu, agar peserta melihat cara bagaimana pendirian koperasi syariah, atau unit mulai dari pendirian, pengesahan, akta pendirian atau perubahan, serta pola manajemen dan pengawasan syariah. (*/nang's)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait