Bagi Karyawan yang Pernah Dapat BLT Subsidi Upah, Tidak Bisa Daftar Prakerja Gelombang 12

Nasional —Rabu, 24 Feb 2021 16:16
    Bagikan:  
Bagi Karyawan yang Pernah Dapat BLT Subsidi Upah, Tidak Bisa Daftar Prakerja Gelombang 12
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: www.ekon.go.id)

POSKOTA JABAR, JAKARTA

Melanjutkan kesuksesan Program Kartu Prakerja di tahun 2020, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto secara resmi membuka Gelombang 12 yang menandai dimulainya Program Kartu Prakerja tahun 2021.

Menko Airlangga selaku Ketua Komite Cipta Kerja mengatakan bahwa Program Kartu Prakerja berhasil menjalankan mandatnya sebagai program pengembangan kompetensi kerja sekaligus sebagai program perlindungan sosial di masa pandemi COVID-19. Karena itu, Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan Program Kartu Prakerja di tahun 2021, dengan total anggaran sebesar Rp 10 triliun untuk Semester I tahun 2021.

Namun bagi para karyawan atau pekerja yang telah mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) tidak disarankan bahkan dilarang untuk mendaftar dalam program Kartu Prakerja gelombang 12.

BACA JUGA: LBH Pers Meminta Polri Meninjau Ulang Poin-poin Surat Edaran Kapolri Tentang UU ITE

Kartu Prakerja gelombang 12 sendiri resmi dibuka pada hari Selasa (23/2/2021). Kuota yang tersedia dalam program Kartu Prakerja gelombang 12 ini sebanyak 600.000 peserta dengan total target peserta di semester I.

Anggaran Kartu Prakerja sendiri mencapai Rp.10 triliun dengan nilai manfaat bantuan pelatihan sebesar Rp.1 juta, insentif pasca pelatihan total Rp2,4 juta dengan termin penyaluran dana selama 4 bulan (Rp600 ribu x 4 bulan), insentif pasca survei total Rp.150 ribu (Rp50 ribu x 3 survei).

Dengan demikian, BLT yang didapat dari Kartu Prakerja gelombang 12 ini mencapai Rp3,55 juta.

"Program kartu Prakerja gelombang 12 ini saya nyatakan kembali dibuka," ujar Airlangga, dalam konferensi pers yang dilaksanakan secara virtual, pada Selasa (23/2/2021).

BACA JUGA: Jubir AJBPP : Ada Upaya Pelintiran dan Framing Sesat terhadap GAR ITB

Airlangga menjelaskan, target program ini adalah para pencari kerja yang sedang menganggur, mereka yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan wiraswasta pelaku usaha mikro dan kecil yang tutup usahanya oleh karena terdampak pandemi Covid-19.

"Syaratnya tidak berbeda daripada tahun lalu. Pendaftar terbuka bagi semua WNI usia 18 tahun ke atas, dari golongan pencari kerja atau penganggur (lulusan baru dan korban PHK), pekerja baik buruh atau karyawan, dan wirausaha. Kami juga mengajak pekerja yang kehilangan pekerjaannya ataupun yang dirumahkan," terang Airlangga.

Adapun persyaratan dan ketentuan dalam pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 12 ini sebagai berikut.

1.Pendaftar terbuka bagi semua WNI 18 tahun ke atas

- pencari kerja atau penganggur (lulusan baru dan korban PHK)

- pekerja (buruh/karyawan)

- wirausaha

2.Tidak sedang mengikuti pendidikan formal

3.Bukan penerima bansos Kemensos (DTKS), BSU, BPUM

4.Bukan TNI/Polri, ASN, Anggoran DPR/D, BUMN/D dan lainnya

5.Demi pemerataan, setiap KK dibatasi 2 anggota keluarga

(ES)

BACA JUGA: Bagi Karyawan yang Pernah Dapat BLT Subsidi Upah, Tidak Bisa Daftar Prakerja Gelombang 12


Editor: Edi
    Bagikan:  


Berita Terkait