Sempat Menghilang, Tersangka Korupsi Dana Desa Bunisari Akhirnya Ditangkap Polisi

Kriminal —Rabu, 24 Feb 2021 20:48
    Bagikan:  
Sempat Menghilang, Tersangka Korupsi Dana Desa Bunisari Akhirnya Ditangkap Polisi
Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai saat gelar konprensi pers perkara korupsi dana desa tersangka RM, mantan Kepala Desa Bunisari, Rabu (24/2/2021).(foto:nuki)
POSKOTAJABAR, CIANJUR
RM, tersangka korupsi Dana Desa (DD) Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur akhirnya berhasil ditangkap aparat Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Mantan Kepala Desa (Kades) itu ditangkap aparat di sebuah rumah kost. Sebelumnya yang bersangkutan sempat menghilang dari pantauan aparat dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai, menuturkan, tersangka RM berhasil ditangkap pada tanggal 12 februari 2021 di sebuah rumah kostan di kampung Cijangkar, Desa Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.


BACA JUGA :Cegah Kriminalitas, Dishub Cimahi Bakal Tambah Penerangan Jalan

 

Sudah Masuk DPO

Tersangka sudah beberapa kali dipanggil namun tidak pernah datang. Begitupun saat didatangi ke kediamannya yang bersangkutan tidak berada di tempat, begitu kita melakukan peyelidikan ternyata berada di kost kostan. 

"Hilangnya sekitar 2 bulanan dan sudah masuk DPO. Akhirnya berhasil kita tangkap,"kata Kapolres saat gelar konferensi pers di halaman Mapolres Cianjur, Rabu (24/02/2021).

Rifai mengatakan, RM yang merupakan mantan Kades Bunisari periode 2014-2019 itu menyelewengkan dana desa (DD) tahap lll tahun anggaran 2019.

Menurutnya dari hasil penyelidikan, didapati rencana pembangunan TPT dan irigasi dengan nilai anggaran Rp 106 juta dan fasilitas pengelolaan sampai senilai Rp 139 juta tidak dilaksanakan. Selain itu ada juga pembangunan yang nilainya dimarkup

"Jadi ada dua temuan, pertama terkait markup proyek dan rencana pembangunan yang tidak direalisasikan padahal sudah teranggarkan," ungkapnya.


BACA JUGA : Buron Delapan Bulan, Dua Orang Pelaku Curanmor Diamankan Polisi Sukabumi


Kerugian Negara Rp 300 Juta

Tindak korupsi yang dilakukan mantan kades tersebut mengakibatkan kerugian negara dengan mencapai Rp 300 juta.

"Uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi," kata dia.

Atas perbuatannya, Rh dijerat pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

"Ancaman hukuman 20 tahun penjara,"pungkasnya. (Nuki)

BACA JUGA : Sempat Menghilang, Tersangka Korupsi Dana Desa Bunisari Akhirnya Ditangkap Polisi
Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait