Kena Denda tak Pakai Masker, Warga Pangandaran Mengaku Kecewa

Jawa Barat —Rabu, 24 Feb 2021 21:40
    Bagikan:  
Kena Denda tak Pakai Masker, Warga Pangandaran Mengaku Kecewa
Satgas Kecamatan pada saat melakukan operasi yustisi (foto: doc.dry)
POSKOTAJABAR,PANGANDARAN. 
Sejumlah warga sedikit kecewa dengan penerapan denda bagi  pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Salah seorang warga Yosep Syaifull mengaku, heran lantaran seolah olah tidak ada pengklasifikasian pelanggaran yang termaktub dalam Peraturan Bupati (Perbup).

"Ini mah seolah-olah semua disamakan ratakan pelanggaran berat, ya didenda," ujarnya kepada POSKOTAJABAR, Rabu (24/02/2021).

Kata dia, mereka yang melanggar sekali langsung dikenakan denda Rp 20 ribu.

"Ada pelanggaran ringan, sedang dan berat, kalau langsung kaya gitu, buat apa ada fungsi pengklasifikasian," katanya dengan nada kesal.


 BACA JUGA Lima Pejabat Digadang-gadang Calon Kuat Duduki Sekda Cianjur

 

Keberatan dengan Denda yang Ditetapkan

Hal senada juga diungkapkan warga lainnya. Heni Suhendi (40) mengaku, dirinya juga cukup keberatan dengan denda yang ditetapkan.

"Saya tahu itu untuk memberi efek jera, tapi kalau langsung Rp 20 ribu kemudian Rp 50 ribu, berat juga," ucapnya.

Dihubungi melalui sambungan telefon selulernya. Asda III Setda Pangandaran Suheryana mengatakan bahwa pemberian denda itu sudah menjadi kesepakatan dan dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup).

"Ya kita berikan sanksi berupa denda langsung, kalau harus diperingatkan dulumah, dari kemarin-kemarin juga sudah diperingatkan," sebutnya.


BACA JUGA :Polres Sukabumi Kota Amankan Ribuan Botol Miras Berbagai Merek

 

Agar Masyarakat Lebih Patuh Lagi

Pihaknya mengaku sudah mengintuksikan kepada kecamatan dan desa untuk mensosialisasikan terkait denda tersebut.

"Termasuk soal penerapan protokol kesehatan, kita sosialisasikan jauh-jauh hari, tapi masih banyak yang melanggar ya kita terapkan denda saja," tegasnya.

Sambung dia, pemberlakuan denda itu agar masyarakat lebih patuh lagi dalam menggunakan masker.

"Ini soal kepatuhan demi kepentingan dan kebaikan kita semua," tutupnya. (dry)


BACA JUGA :Kena Denda tak Pakai Masker, Warga Pangandaran Mengaku Kecewa
Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait