Vaksinasi Pedagang Pasar Melong Ditinjau Plt Walikota Cimahi Ngatiyana

Jawa Barat —Kamis, 25 Feb 2021 08:58
    Bagikan:  
Vaksinasi Pedagang Pasar Melong Ditinjau Plt Walikota Cimahi Ngatiyana
Plt Walikota Cimahi Ngatiyana sedang meninjau pelaksanaan vaksinasi dipasar Melong Rusunawa. (foto :Bagdja)
POSKOTAJABAR, CIMAHI.
Digelarnya pelaksanaan vaksinasi Sinovac Covid-19 untuk  pedagang di Pasar Melong, Komplek Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Melong Kecamatan Cimahi Selatan, ditinjau Plt. WaliKota Cimahi Ngatiyana, Rabu (24/02/2021).

Program vaksinasi tahap dua, kepada  pedagang Pasar Melong tersebut menyasar pula kepada tenaga kesehatan dan pejabat publik, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya yang sering bersentuhan langsung dengan warga masyarakat, seperti personel Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan para tenaga pendidik (guru). 

Di samping itu, kelompok masyarakat dari kalangan lanjut usia (lansia) dan jurnalis/wartawan juga turut menjadi sasaran vaksinasi.

“Alhamdulillah hari ini saya meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tahap dua, khususnya yang di Pasar Melong, dimana ada 105 orang pedagang yang harus divaksin di pasar ini. Kemudan tiap-tiap puskesmas juga sedang melaksanakan vaksinasi," ujar Ngatiyana.


BACA JUGA :  Pemkab Pangandaran Gelontorkan Rp 357 Juta untuk Asuransi Kematian Penderes Kelapa

 

Bulan April Dapat Dituntaskan

Menurut Ngatiyana, ada beberapa hari sebelumnya Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan telah menerima vaksin produksi Sinovac sejumlah 11.007 dosis untuk program vaksinasi tahap dua di Kota Cimahi. 

Dari jumlah tersebut, rencananya akan digunakan untuk dua kali penyuntikan untuk masing-masing individu sehingga kapasitas totalnya dapat digunakan hingga sekitar 5.500 orang. 

Saat disinggung tentang target waktu penyelesaiannya, Ngatiyana mengharapkan pada April 2021 nanti pelaksanaan vaksinasi tahap dua ini dapat dituntaskan. 

“Mudah-mudahan kita sesuai data dengan vaksin utuk 5.500 orang ini bisa terlaksana sesuai jadwalnya. Kita laksanakan secara serentak di tiap puskesmas, termasuk Pasar Melong ini dan pasar-pasar yang lain. Kita targetkan akhir April (2021) nanti bisa kita selesaikan secara serentak, tuturnya. 


BACA JUGA : Akibat Pandemi Covid-19, Sentra Batik Trusmi Kabupaten  Cirebon Semakin Redup

 


Bentuk Upaya Preventif

Ditambahkan pula oleh Ngatiyana, pada vaksinasi tahap dua ini, para personil TNI dan Polri juga termasuk yang menjadi sasaran untuk divaksin. Masalah teknisnya itu sendiri, Pemkot Cimahi akan menyerahkannya kepada masing-masing kesatuan/instansi TNI dan Polri yang ada di Kota Cimahi. 

"Nanti dari TNI juga divaksin. Dinkes Kota Cimahi akan berkoordinasi dengan masing-masing kesatuan untuk menyerahkan vaksinnya, dan nanti divaksinkannya oleh petugas atau tenaga kesehatan yang ada di (kesatuan) TNI, Kebetulan di TNI juga ada di Rumah Sakit Dustira. Juga Kesdim yang ada di depan Stasiun Kereta Api Cimahi," Jelas Ngatiyana. 

Ngatiyanapun menekankan,  program vaksinasi ini sangat penting untuk dijalankan meskipun saat ini Cimahi sudah berstatus Zona Kuning seiring dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro yang dinilai efektif dapat mengurangi laju penyebaran Covid-19. 

Menurutnya, vaksinasi penting sebagai bentuk upaya preventif demi mengurangi resiko tertular virus corona. 
Vaksin ini sangat efektif sebagai pencegahan.  (Bagdja)


BACA JUGA : Vaksinasi Pedagang Pasar Melong Ditinjau Plt Walikota Cimahi Ngatiyana
Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait