Diduga Dipersulit Majikan, TKW Indramayu 12 Tahun Kerja tak Bisa Pulang

Jawa Barat —Kamis, 25 Feb 2021 11:43
    Bagikan:  
Diduga Dipersulit Majikan, TKW Indramayu 12 Tahun Kerja tak Bisa Pulang
Tarini mengadukan masalah Casmi yang tidak bisa pulang ke kampung ke SBMI Kabupaten Indramayu. (foto:Ist.)

POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Seorang tenaga kerja wanita (TKW) Casmi, 56 warga Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu,  Jabar sudah 12 tahun bekerja di Arab Saudi ingin pulang ke Tanah Air namun diduga dipersulit majikan.

 Akibatnya pihak keluarga  diwakili Tarinih  (46) adik kandung Casmi mengadukan nasib kakaknya ke  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Indramayu di Blok Sukamelang, Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang. 

Menurut Tarinih, kakaknya hampir 12 tahun bekerja di Arab Saudi. Ketika ingin pulang ke kampung tidak bisa karena diduga dipersulit majikannya. Bahkan sudah dua tahun terakhir  tidak ada  komunikasi. Akibatnya keluarga di kampung sangat cemas.

Tarinih mengemukakan, Casmi sekitar bulan Agustus 2009 direkrut sponsor warga Desa Sukamulya,  Kecamatan Tukdana. Satu bulan mengikuti proses calon TKW, pada September 2009 diberangkatkan ke Arab Saudi melalui PT. TMA.

BACA JUGA : Akibat Pandemi Covid-19, Sentra Batik Trusmi Kabupaten  Cirebon Semakin Redup


Dua Bulan Komunikasi Berjalan Baik

Satu bulan di Arab Saudi, Casmi tidak memberi kabar ke keluarga. Setelah dua bulan bekerja baru  menelepon menginformasikan dalam kondisi baik-baik  bekerja di rumah majikan HAL dan majikan perempuannya SI  yang tinggal di Hail Baqaa, Arab Saudi.

“Pada tahun pertama bekerja kondisinya baik. Tidak ada masalah,  bahkan komunikasi berjalan baik. Casmi juga sempat kirim uang ke orang tua,” ucap Tarinih.

Namun pada tahun kedua,  majikannya memindahkan kerja Casmi pada majikan kedua bernama HA serta istrinya bernama FA,  tergolong masih saudara dengan majikan pertama.

BACA JUGA :  Pemkab Pangandaran Gelontorkan Rp 357 Juta untuk Asuransi Kematian Penderes Kelapa


Terakhir Komunikasi Tahun 2018

Semenjak bekerja pada majikan kedua muncul tanda-tanda kurang baik. Komunikasi mulai jarang. Telepon satu tahun hanya bisa dua kali. Terakhir berkomunikasi pada 2018 setelah itu putus kontak.

Mengetahui situasi itu, pihak keluarga meminta pertolongan agar bisa memulangkan Casmi  baik melalui Pemerintah Desa, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu serta ke BP2MI Bandung. Namun sudah hampir 2 tahun belum ada  tindak lanjut. Hingga akhirnya mengadukan ke SBMI Indramayu.

"Tim Advokasi SBMI Indramayu, Dasiwan menyatakan akan mempelajari terlebih dahulu  aduan tersebut. Setelah itu akan ditindaklanjuti dengan membuat surat ke Direktorat PWNI dan BHI Kementerian Luar Negeri R.I,"  ujar Dasiwan. (Yan)


BACA JUGA : Diduga Dipersulit Majikan, TKW Indramayu 12 Tahun Kerja tak Bisa Pulang     

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait