Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Kampung Munjul Masih Tempati Tenda Darurat

Jawa Barat —Kamis, 25 Feb 2021 12:17
    Bagikan:  
Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Kampung Munjul Masih Tempati Tenda Darurat
Warga masyarakat Kampung Munjul Masih menempati Tenda Darurat. (foto:kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.
Pemerintah Desa Bojongsari, Kecamatan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya, menyiapkan lahan untuk tempat relokasi warganya yang terkena dampak pergerakan tanah sekitar 87 kepala keluarga (KK) atau sekitar 348 jiwa.

"Warga masyarakat kampung munjul, masih mendiami tenda darurat, karena warga enggan untuk kembali ke rumahnya, karena takut terjadi pergerakan susulan," kata Kepala Desa Bojongsari, Ubad Badruzaman, Kamis (25/2/2021).

Dikatakan, pemerintah desa telah menyiapkan lahan untuk relokasi warga yang terdampak akibat pergerakan tanah dengan jarak titik pergerakan sekira tiga sampai empat kilometer dari permukiman warga yang saat ini terdampak bencana alam.


BACA JUGA : Diduga Dipersulit Majikan, TKW Indramayu 12 Tahun Kerja tak Bisa Pulang     


Warga Telah Disepakti untuk Direlokasi

Menurut dia, lahan yang sudah di siapkan itu dua lokasi yakni Kampung Kalangsari RT 01 dan Kampung munjul, akan tetapi jarak lokasinya hingga 3 kilometer, Ratusan warga telah sepakat untuk direlokasi, lantaran 87 KK yang terdampak bencana longsor itu tak lagi memiliki lahan untuk membangun rumah mereka kembali. 

"Kita masih menunggu hasil dari kajian dari Tim Badan Geologi Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, karena hasil yang di kaji tersebut kita pihak pemerintah Desa dan pihak Kecamatan Gunung Tanjung masih menunggu yang katanya keluar seminggu setelah melakukan pengkajian dan penelitian pergerakan tanah," ujarnya. (Kris)

BACA JUGA :Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Kampung Munjul Masih Tempati Tenda Darurat 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait