Polda Jabar Tangkap Pelaku Produksi Karet Tabung Gas LPG tak Standar SNI

Kriminal —Kamis, 25 Feb 2021 17:42
    Bagikan:  
Polda Jabar Tangkap Pelaku Produksi Karet Tabung Gas LPG tak Standar SNI
abid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A. Chaniago didampingi Wadirkrimsus AKBP Roland Rolandi konferensi Pers di Halaman Ditkrimsu Polda Jabar. Kamis (25/02/2021. (foto:le))

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Polda Jabar ungkap produksi perdagangan karet tabung gas LPG yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang ditetapkan Badan Standarisasi Nasional.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan  AP (50) selaku Direktur CV. Afif Perkasa yang beralamat di Kp. Ciawi Desa Majasari Cibiuk Kab. Garut. Selain itu, Polisi mengamankan puluhan ribu karet siap jual dan bahan serta alat produksi.

"Pelaku sudah melakukan kegiatannya sejak tahun 2015 sampai sekarang atau selama 6 tahun dengan memperkerjakan karyawan sebanyak 6 orang," kata Kabid Humas Polda Jabar,  Kombes Pol. Erdi A. Chaniago saat memimpin Konferensi Pers di Mapolda Jabar. Kamis (25/02/2021).

BACA JUGA : Diduga Dipersulit Majikan, TKW Indramayu 12 Tahun Kerja tak Bisa Pulang     


Keuntungan Rp 60 Juta Setiap Bulan

Erdi menjelaskan, pelaku sebelumnya sudah mengetahui, produksi karet tersebut harus sesuai SNI, namun pelaku masih tetap memproduksi untuk mendapatkan keuntungan. Dalam sehari AP memproduksi sekitar 45.000 pcs atau 1.000.000 sampai 2.000.000 pcs per bulan.

"Karet perapat dijual pelaku ke daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat dengan harga Rp.30/pcs. Jadi pelaku mendapatkn keuntungan sekitar RP 60 juta perbulan,"jelas Erdi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dijerat 3 pasal dintaranya, Pasal 120 ayat (1) Undang Undang RI. No. 3 tahun 2014 Tentang Perindustrian dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp 5 Miliar, Pasal 113 Undang-undang RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan ancaman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar dan Pasal 62 ayat 1 juncto pasal 8 ayat 1 huruf a undang-undang RI Nomor 8 Tahun 1999 Tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 2 miliar. (Le)


BACA JUGA : Polda Jabar Tangkap Pelaku Produksi Karet Tabung Gas LPG tak Standar SNI


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait