Kapolda Metro Jaya Menyatakan Minta Maaf Atas Ulah Anak Buahnya Umbar Tembakan

Nasional —Jumat, 26 Feb 2021 10:35
    Bagikan:  
Kapolda Metro Jaya Menyatakan Minta Maaf Atas Ulah Anak Buahnya Umbar Tembakan
Jenazah korban penembakan yang dilakukan oknum polisi tiba di RS Polri Kramat Jati. (Ist)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.  

Atas ulah anak buahnya yang umbar tembakan di Kafe RM, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/02/2021) yang menewaskan tiga orang, Kapola Metro Jaya, Irjen Pol. Fadil Imran, menyatakan minta maaf kepada masyarakat atas insiden tersebut, juga kepada keluarga korban dan TNI AD.

“Sebagai Kapolda Metro Jaya atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, kepada keluarga korban dan kepada TNI-AD. Bela sungkawa saya yang mendalam atas kejadian ini,” kata Irjen Fadil Imran kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya Kamis (25/02/2021).

Menurut Fadil, sebagai Kapolda pihaknya sudah melaksanakan koordinasi dan komunikasi dengan Pangdam Jaya selaku penanggung jawab keamanan Garnisun Ibukota. Juga bekoordinasi dengan Pangkostrad sebagai atasan korban. Insiden tersebut, menewaskan tiga orang dan satu orang luka-luka. “Salah satu Korban adalah anggota aktif prajurit TNI-AD,” tutur mantan Kapolres Jakarta Barat itu.

BACA JUGA:  Provinsi Jawa Barat Masih Bertahan di Posisi Pertama dalam Penambahan Kasus Positif Covid-19

“Terhadap para korban, tim Polda Metro Jaya kami perintahkan untuk mengambil langkah-langkah untuk membantu meringankan beban dalam proses pemakaman. Saya minta ini dilakukan secara maksimal agar proses pemakaman para korban bisa berjalan lancar dan baik,” papar Kapolda.

Diungkapkan, kepada pelaku sudah langsung dilakukan pemeriksaan maraton, olah TKP (Tempat Kejadian Perkara-red). Sehingga, sudah didapatkan 2 alat bukti, untuk diproses secara pidana. “Saya ulangi, terhadap tersangka sudah diproses langsung pagi hari dan ditemukan 2 alat bukti berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP. Sehingga sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus pasal 338 KUHP,” tuturnya.

BACA JUGA:  Polisi Harus Memanggil Presiden Joko Widodo untuk Diperiksa atas Pelanggaran Protokol Kesehatan

Irjen Fadil menyatakan, akan menindak pelaku dengan tegas. Akan melakukam penegakan hukum yang berkeadilan. “Kami akan memgambil langkah-langkah cepat, agar tersangka bisa diproses secara pidana. Seiring dengan hal tersebut, tersangka juga kami akan proses secara kode etik sampai dengan hukuman dinyatakan tidak layak menjadi anggota polri,” tegasnya. (adji/win)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait