Kerupuk Kebo Weru Banyak Diminati Masyarakat Luar Cirebon

Makanan —Jumat, 26 Feb 2021 22:17
    Bagikan:  
Kerupuk Kebo  Weru Banyak Diminati Masyarakat Luar Cirebon
Usaha makanan kecil di seputar Plered Kabupaten Cirebon kini hanya jalan di tempat. Pada tahun 90-an usaha tersebut sempat berjaya banyaknya pembeli dari luar kota. (foto:ejub)

POSKOTAJABAR, CIREBON.

Wilayah Desa Weru Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon yang membentang sepanjang jalur pantura Plered identik dengan sebutan pasar jaburan atau  makanan ringan.Tak heran pada pagi hari situasi di jalan seputar wilayah tersebut menjadi macet karena selalu ramai dengan aktifitas pedagang dan pembeli.

Dari banyaknya jenis makanan yang ditawarkan ada salah satu jenis makanan yang mungkin belum dikenal masyarakat. Namanya Kerupuk Kebo. Jenis makanan yang satu ini dibuat dari kulit Kerbau diproses melalui penggorengan yang sebelumnya kulit Kerbau yang masih basah dikasih bumbu dan dijemur memakan waktu cukup lama.

Menurut salah seorang perajin Kerupuk Kebo,  Najib, salah satu keistimewaan jenis makanan selain harganya lumayan mahal dan  banyak dibeli masyarakat luar Cirebon.

BACA JUGA :Gaji Wakil Bupati Pangandaran akan Disedekahkan Kepada Warga Miskin, Penuhi Janji Kampanye


Pernah Berjaya Banyak Pesanan

Berbeda dengan jenis makanan lainnya seperti Kelitik Jagung serta berbagaj jenis kueh lainnya umumnya harganya murah dan banyak dikonsumsi untuk dijual kembali ke warung-warung kecil.

Dikatakan Najib, usahannya yang dirintis pada tahun 80'-an pernah berjaya menyusul banyaknya pesanan dari luar kota.
Namun, masih kata Najib, kondisi sekarang banyak berubah.

"Untuk saat ini penjualan hanya sebatas pada pembeli yang datang ke tempat usahanya saja. Sedang omzet penjualan bisa meningkat sebatas hari libur dan hari raya," kata Najib.

BACA JUGA : JPU KPK Bacakan Sanggahan Atas Eksepsi Kuasa Hukum Hutama Yonathan


Berharap Sukses Kembali

Dalam merintis usahanya ia mempekerjakan tujuh orang. Kecuali,  kata Najib, bila ada pesanan banyak dia menambah orang.

Memasuki tahun  ini, katanya, usaha Kerupuk Kebo yang diltekuninya tidak banyak perubahan. Ini artinya memasuki masa sulit ini usaha yang dikelolamya tidak banyak memperoleh keuntungan. Namun demikian dia mengaku tak patah semangat.

"Lewat kerja keras ,diharapkan ke depan akan menemui kesuksesan kembali," pugkasnya. (Ejub).

BACA JUGA : Kerupuk Kebo  Weru Banyak Diminati Masyarakat Luar Cirebon 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait