Stadion GBLA Terus Berbenah Diri Menyambut Turnamen Sepak Bola Pramusim "Piala Menpora 2021"

Sepak Bola —Sabtu, 27 Feb 2021 06:47
    Bagikan:  
Stadion GBLA Terus Berbenah Diri  Menyambut Turnamen Sepak Bola Pramusim
Kepala Dispora Kota Bandung, Eddy Marwoto. (Humas Pemkot Bandung)
POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) milik Pemerintah Kota (Pemkot Bandung) terus berbenah diri. Hal itu dilakukan, dalam rangka menyambut gelaran Turnamen Sepak Bola Pramusim "Piala Menpora 2021" yang akan digelar 20 Maret - 25 April 2021 mendatang. Rencananya, Stadion GBLA akan menjadi salah satu stadion yang digunakan.

Pihak Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Bandung sendiri sebetulnya, tengah mengalami keterbatasan anggaran dan minimnya pemasukan, mengingat anggaran yang ada di Pemkot dikonsentrasikan untuk penanganan Covid-19. Namun, mereka tetap berupaya memelihara Stadion GBLA.

Kepala Dispora Kota Bandung, Eddy Marwoto, menyatakan tengah fokus merawat rumput lapangan dan berbagai kebutuhan pertandingan lainnya. Sehingga, ketika PT Liga Indonesia Baru (LIB) ingin memakai Stadion GBLA sudah sangat mumpuni untuk menggelar pertandingan.
 

“Ini terus kita upayakan maksimal pemeliharaan secara berkesinambungaan. Terutama, yang sekarang sedang kita lakukan adalah perawatan rumput. Insya Allah pada saat pertandingan sudah semakin layak,” ucarp Eddy di Balai Kota Bandung, Kamis, 25 Februari 2021.

Eddy tidak memungkiri, apabila perawatan untuk Stadion GBLA cukup berat apabila megandalkan dari APBD. Dalam satu tahun, biaya yang diperlukan untuk perawatan seluruh area stadion secara fisik di tahun 2021 ini sebesar Rp. 2,4 miliar. Jumlah tersebut, menurut Eddy, sudah mengalami penurunan dengan nominal sekitar ratusan juta untuk mendukung penanganan Covid-19. 

Diungkapkan, perampingan anggaran, dengan cara mengefisiensi perawatan mekanikal. Biaya listrik saja Rp.  90 juta per bulan. Jadi, kalau kdiakumulasikan listrik Rp1 miliar lebih per tahun. Perawatan rumput dalam Rp. 400 juta, rumput luar Rp200 juta. Ditambah pemeliharaan mekanikal elektrikal seperti lampu, bangunan yang ada unsur elektrikal Rp. 500 juta itu total hampir mencapai 2,4 M.

Oleh karenanya, Eddy mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah berkonsentrasi menyiapkan kelengkapan administrasi untuk melakukan lelang pengelolaan Staadion GBLA. Proses pelelangan ini, ditargetkan tuntas pada 2021 ini. Lelang terbuka untuk umum. Pemkot Bandung, tidak akan membatasi kepada pihak manapun yang sanggup mengelola stadion terbesar di Jawa Barat tersebut. 

Tanpa terkecuali bagi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), yang sudah sejak lama menunjukan keseriusannya untuk mengelola stadion GBLA. “Saat ini, kita sedang berproses mengarah ke sana. Insya Allah tahapan-tahapannya sedang kita lakukan. Mudah-mudahan tahun ini sudah ada, siapapun itu,” tegasnya.


Keseriusan Pemkot Bandung menuntaskan proses lelang ini, tidak terlepas dari keberhasilan dalam penuntasan masalah administrasi Stadion GBLA. Hingga akhirnya di penghujung 2020 lalu, stadion GBLA secara resmi telah diserahterimakan kepada Dispora, sesuai  arahan Walikota Oded M. Danial dan dieksekusi secara serius bersama Wakilnya, Yana Mulyana.

“Kaitan serah terima sudah tuntas, sudah diserahterimakan kepada Dispora selaku pengguna barang. Jadi, seluruhnya sudah menjadi aset Pemkot yang dikelola Dispora, sudah clear. Ini sering ada pemberitaan dan alhamdulillah di tahun ini tuntas ya masalah GBLA,” katanya. (nang's)
Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait