Gara-gara Covid-19, DPRD Jabar Teken Dua Perda Baru Hasil Perubahan

Jawa Barat —Sabtu, 27 Feb 2021 06:49
    Bagikan:  
Gara-gara Covid-19, DPRD Jabar Teken Dua Perda Baru Hasil Perubahan
Rapat Paripurna pengesaham dua perda perubahan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Jabar Jl Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (26/2/2021). foto:Aris).

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Setelah bekerjakeras selama 100 hari, DPRD Jabar akhirnya, berhasil menuntaskan dua rancangan perubahan peraturan daerah, yang kondisinya dinilai sudah tidak efektif lagi akibat terjadinya pandemi Covid-19.

Pertama, Perda Nomor 13 tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantribumlinmas).  Kedua,  Perda Nomor 8 tahun 2019 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jabar tahun 2018-2023.

Dua Perda Baru hasil perubahan itu, disahkan dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Jabar Jl Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (26/02/2021).

Hadir mendampingi pihak legislatif dalam Rapat Paripurna, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

Sudah Punya Dasar Hukum

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, Perda Trantribumlinmas yang sebelumnya telah berproses, sekarang hasilnya sudah ada. Dengan demikian, tambah dia, kini Pemprov Jabar sudah punya dasar hukum  untuk mengendalikan kamtibmas terkait pandemi Covid-19. 

"Oleh karena itu saya ucapkan terima kasih pada Komisi I DPRD Jabar," katanya.

Soal RPJMD, Emil panggilan karib dari Ridwan Kamil mengatakam, seiring dengan pembangunan yang terintegrasi dengan pandemi Covid-19, maka visi misi rencana pembangunan yang dimuat dalam Perda RPJMD tahun 2018 harus dikoreksi. Alias, Perda tersebut sudah tidak relevan di beberapa poin yang terinterupsi oleh pandemi Covid-19.

"Kami kemarin orientasi banyak mengalokasikan arah-arah pembangunan di sisa jabatan 3 tahun ini kepada yang pemulihan sosial, ekonomi, dan budaya di masyarakat. Saya ucapkan terima kasih untuk Pansus IX," imbuhnya.


BACA JUGA : Kerupuk Kebo  Weru Banyak Diminati Masyarakat Luar Cirebon 

 

Dapat Lebih Terarah

Emil berharap dengan 2 perda baru hasil.refisi ini pembangunan di Jabar dapat lebih terarah. Sehingga, di tahun 2021 banyak baik dari segi pengendalian maupun pemulihan ekonomi yang kini sudah mulai bergerak cepat.

"Saya mohon dukungannya agar kita jaga kondusivitas Jabar sebagai syarat utama membangun dengan lancar," tukasnya. 

Ketua Pansus IX DPRD Jabar Abdul Harris Bobihoe mengucapkan syukur alhamdulillah perda garapannya (Perda Nomor 8 tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jabar tahun 2018-2023) bisa diselesaikan.dengan baik.

"Perda No 8 tahun 2019 tentang Perubahan RPJMD bisa kita selesaikan dalam waktu 100 hari kerja," pungkasnya. (Aris)


BACA JUGA :Gara-gara Covid-19, DPRD Jabar Teken Dua Perda Baru Hasil Perubahan

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait