Fakta Menarik Seputar Jengkol, Penganan yang Bisa Bangkitkan Nafsu Makan

Makanan —Sabtu, 27 Feb 2021 12:20
    Bagikan:  
Fakta Menarik Seputar Jengkol, Penganan yang Bisa Bangkitkan Nafsu Makan
(Foto: Shutterstock)

POSKOTA JABAR, BANDUNG

Jengkol, siapa yang tak kenal dengan penganan khas satu ini. Bau dan rasanya yang khas ini sukses mengantarkan jengkol sebagai penganan yang sangat digemari oleh sebgaian besar masyarakat Indonesia.

Jengkol yang memiliki nama ilmiah Archidendron pauciflorum banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, jendkol biasanya, disantap dengan beragam olahan, mulai dari digoreng, semur atau sambal balado.

Meski banyak digemari, namun ada pula sebagian orang yang malas makan jengkol karena menimbulkan aroma tidak sedap dan menyengat setelah menyantapnya.

BACA JUGA: Kenali Gejala dan Jenis Bipolar, Sindrom yang Menyebabkan Mood Tidak Stabil

Meskipun mengahasilkan bau yang kurang enak, jengkol ternyata memiliki kandungan penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Mulai dari protein, karbohidrat, minyak astiri, vitamin A, B, C, kalsium, alkaloid, steroid, glikosida, dan saponin.

Selain itu, jengkol pun memiliki berbagai fakta menarik lain. Dan kali bosscha.id akan berbagi informasi mengenai fakta menarik dari penganan khas satu ini.

Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan

- Menangkal Radikal Bebas

Sifat diuretic dalam jengkol mampu menangkal racun atau radikal bebas di dalam tubuh. Perlu diketahui, radikal bebas dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit, termasuk jantung dan kanker. Hal ini dikarenakan jengkol mengandung antioksidan seperti polifenol, terpenoid, dan alkaloid.

BACA JUGA: Ini Dia Fakta Unik dan Menarik Tentang Coklat, Penganan Favorit Kita Semua

-Mampu Mencegah Penyakit Diabetes

Meski masih sedikit penelitian yang membuktikan manfaat jengkol, namun salah satu percobaan yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa jengkol mampu menurunkan kadar gula darah setelah makan.

Jika dilakukan penelitian lebih lanjut, bukan tidak mungkin para ahli dapat membuktikan jengkol baik untuk mencegah penyakit diabetes dan mengendalikan gula darah pada penderita diabetes.

Sebab, dalam penelitian yang dilakukan pada tikus tersebut, peneliti mengaku melihat kelompok tikus yang mengonsumsi jengkol memiliki kelenjar langerhans yang lebih aktif. Kelenjar langerhans ini lah yang bertanggung jawab dalam menghasilkan hormon insulin dan berbagai hormon yang mengatur gula darah di dalam tubuh.

BACA JUGA: Kamu Harus Tahu! Berikut Ini Makanan Indonesia yang Ternyata Merupakan Warisan dari Belanda

-Terhindar Dari Sakit Maag

Percobaan yang dilakukan pada tikus menunjukkan jika tikus yang makan jengkol cenderung terlindung dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti sakit maag. Kelompok tikus yang mengonsumsi jengkol mengalami peningkatan enzim superoxide dismutase (SOD), yaitu enzim yang berperan penting dalam melindungi dinding lambung dari luka akibat asam lambung.

-Mencegah Anemia

Kandungan zat besi pada jengkol berguna dalam proses pembentukan sel darah merah. Bagi Anda yang memiliki masalah kekurangan darah (anemia), tak ada salahnya untuk konsumsi jengkol. Tapi perlu diingat, tidak disarankan makan jengkol dalam jumlah banyak atau berlebihan.

Efek Samping Jika Memakan Jengkol Berlebihan

Meskipun mengandung banyak manfaat, ternyata jengkol pun menyimpan banyak efek samping yang ditimbulkan jika mengonsumsi jengkol secara berlebihan. Dan berikut ini adalah fakta lain tentang jengkol jika dikonsumsi terlalu banyak.

BACA JUGA: Resep Makanan Enak, Brownies Coklat Panggang Toping Suka-suka

-Keracunan Asam Jegkolat

Jengkol ternyata memiliki kandungan asam amino atau dikenal dengan asam jengkolat. Di dalam asam jengkolat ini terdapat racun. Sehingga, jika dikonsumsi terlalu banyak, akan menyebabkan orang keracunan. Apalagi, asam jengkolat ini tidak mudah larut dalam air, yang efeknya bisa mengganggu saluran kemih karena kristal mineral menumpuk.

Namun, tak hanya karena berlebihan, keracunan asam jengkolat bisa terjadi karena makan jengkol mentah atau setengah matang. Hanya, tidak semua orang akan keracunan sekali pun banyak makan jengkol. Semuanya tergantung kepada kondisi asam lambung masing-masing orang. Orang keracunan asam jengkolat akan mengalami gejala seperti sakit pinggang, perut melilit, dan sulit buang air besar.

-Menyebabkan Batu Ginjal

Keracunan asam jengkolat bukan hanya menyebabkan penyakit kencing batu tapi dia juga bisa menyebabkan penyakit batu ginjal. Dan jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, asam jengkolat ini akan membuat seseorang yang mengonsumsinya mengalami kencing berdarah dan menunjukan gagal ginjal akut yang anurik(ES)

 BACA JUGA: Fakta Menarik Seputar Jengkol, Penganan yang Bisa Bangkitkan Nafsu Makan

Editor: Edi
    Bagikan:  


Berita Terkait