Tragis, Seorang Pria Sayat Leher Perawat di Bandara Soetta dengan Pisau Cukur

Kriminal —Sabtu, 27 Feb 2021 18:01
    Bagikan:  
Tragis, Seorang Pria Sayat Leher Perawat di Bandara Soetta dengan Pisau Cukur
abstrak.id

POSKOTAJABAR,BANDUNG

Berita menghebohkan , Polres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengamankan pria berinisial RA (19) karena kasus penganiyaan yang dilakukan terhadap seorang laki laki berinisial DW (32).

RA diketahui telah menyayat leher DW yang berprofesi sebagai perawat di area parkir mobil Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Jumat (26/2) sekitar pukul 00.55 WIB.

 Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta Kompol Alexander Yurikho mengatakan, kasus tersebut bermula setelah RA berselisih dengan orang tuanya dan memutuskan pergi ke Bali.

"Pada Kamis tanggal 25 Februari 2021 sekira pukul 03.00 WIB, pelaku berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke Bali dengan menggunakan sepeda motor sambil marah-marah," kata Alexander, Sabtu (27/2/2021).

BACA JUGA: Aldebaran Tahu Reyna Anak Kandung Nino Hingga Takut Nino Merebutnya, Ikatan Cinta Malam Ini

Setelah RA pergi dari rumah, orang tuanya lalu menghubungi DW. Diketahui DW sempat merawat RA selama satu bulan di Yayasan Dhira Suman Tritoha.

Yayasan tersebut diketahui merupakan salah satu tempat rehabilitasi bagi gangguan jiwa dan narkotika. Merasa pernah merawat RA, Deri berusaha mencari remaja tersebut.

"Korban lalu mendapati informasi melalui chat WhatsApp handphone milik pelaku yang mengaku berada di Bandara Soetta," ujar Alex. Pada Kamis (25/2/2021) sekitar pukul 22.00 WIB, DW dan orang tua RA segera menuju ke lokasi. RA ditemukan di area parkir Terminal 2 Bandara Soetta.

BACA JUGA: Drama Korea Vincenzo Episode 3 Sub Indo, Rahasia Perusahaan Babel Versus Vincenzo

Namun, tanpa diduga, RA menyerang korban. RA menyayat leher DW menggunakan pisau cukur hingga korban berdarah."Sekira pukul 00.55 WIB, korban bertemu pelaku dan secara tiba-tiba pelaku menyayat leher sebelah kiri korban hingga mengalami pendarahan," ungkap Alex.

DW kemudian segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. RA akhirnya bisa diamankan.Polisi mengamankan barang bukti satu pisau cukur jenggot dan tas milik RA. Polisi masih mendalami motif penyerangan yang dilakukan RA.

Atas perbuatannya tersebut, RA dijerat dengan Pasal 351 dan/atau Pasal 352 KUHP dan/atau Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara.Terasjakarta/RES

 

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait