Kamar Pribadi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Disegel KPK, Keluarganya Diungsikan

Nasional —Sabtu, 27 Feb 2021 18:56
    Bagikan:  
Kamar Pribadi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Disegel KPK, Keluarganya Diungsikan
Rumah pribadi Nurdin Abdullah di Perdoa Unhas sepi, kamar pribadi juga disegel KPK.(Mardianto/Poskota Sulse)

POSKOTAJABAR, MAKASAR.  

Kamar pribadi Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah yang terletak di lantai 2, disegel pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara, keluarga Nurdin Abdullah diungsikan ke kediaman pribadinya di Perdos Unhas. Hal itu terjadi menyusul Nurdin Abdullah tangkap oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT). 

Kondisi rumah pribadi Nurdin Abdul tampak lengang. Hanya ada tiga petugas dari Satuan Kepolisian Pamong Praja (Satpol-PP) yang menjaga. Sejumlah orang yang diketahui keluarga dekat NA datang dengan menggunakan sepeda motor, kemudian beberapa saat mereka pergi. 

BACA JUGA:  KPK Kembali Akan Memeriksa Empat Orang Saksi, Terkait Kasus Korupsi Walikota Cimahi Non-Aktif Ajay Mochamad Priatna

Menurut salah satu personil Satpol-PP, sejumlah petugas KPK datang dan menyegel kamar pribadi Nurdin Abdullah yang terletak di lantai 2. "Di dalam itu yang disegel hanya kamar pribadi Bapak. Akses ke ruangan lain masih bisa. Hanya kamar saja yang dilarang masuk ke dalam," ujar Satpol-PP yang enggan disebutkan namanya.

Menurut anggota Saypol PP itu, petugas KPK datang menyegel kamar pribadi Nurdin sesaat setelah ditangkap di Rumah Jabatan, Sabtu (27/2) sekitar pukul 03.30 WITA. Pihak Satpol-PP menyebut, di rumah pribadi ini ada tiga regu personel yang menjaga selama 24 jam. "Setiap regu itu berjumlah 3 orang, dan bergantian menjaga selama 24 jam," tuturnya.

BACA JUGA:  Kronologi Nurdin Abdullah Ditangkap KPK Bersama 5 Orang Lainya, dengan Bukti 1 Koper Uang Rp1 Miliar

Ia juga mengatakan, keluarga Nurdin Abdullah lebih banyak tinggal di Rumah Jabatan. Sementara rumah pribadi berlantai dua ini hanya ditinggali beberapa asisten rumah tangga dan petugas Satpol-PP. "Kalau tidak salah, Minggu lalu terakhir Bapak ada di sini. Biasa, mereka tinggal di rumah jabatan. Di sana juga banyak tamu pemerintahan yang datang jadi jarang tinggal di sini," ujarnya.(Poskota Sulses/tri)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait