Inilah Asal Usul Kenapa Hari Minggu Menjadi Hari Libur

Gaya Hidup —Minggu, 28 Feb 2021 09:53
    Bagikan:  
Inilah Asal Usul Kenapa Hari Minggu Menjadi Hari Libur
(Foto: Istimewa)

POSKOTA JABAR, BANDUNG

Bagi sebagian besar orang, hari Minggu adalah hari yang paling dinantikan. Mulai dari anak sekolah, mahasiswa bahkan dan untuk para pekerja. Karena umumnya pada hari minggu berbagai instansi seperti sekolah, kampus, atau perkantoran libur pada hari tersebut.

Tapi mungkin ada yang belum tahu, kenapa hari minggu di Indonesia ditetapkan sebagai hari libur.  Sebenarnya tidak hanya di Indonesi, hampir di beberapa Negara tenyata juga menjadikan hari Minggu ini sebagai hari libur.

Lalu bagaimanakah asal-usulnya sehingga hari minggu ini ditetapkan sebagai hari libur. Dengan merangkum dari berbagai sumber maka kali ini Poskota Jabar akan berbagai sedikit sejarah tentang asal-usul hari minggu jadi hari libur.

BACA JUGA: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh KPK, Dugaan Suap Proyek Wisata Pantai Bira

Tiap bangsa dan negara, tentu mempunyai tradisi yang berbeda-beda, termasuk yang berkaitan dengan hari libur ini. Bangsa arab misalnya, mereka menggunakan hari Jum’at sebagai hari liburnya, karena mereka menganggap hari Jum’at adalah hari yang spesial dan sangat baik bila digunakan untuk beribadah.

Pada masa revolusi industri di akhir 1800-an konsep akhir pekan mulai terbentuk. Pada saat itu pabrik-pabrik besar yang memproduksi barang-barang konsumsi yang mengubah ekonomi pertanian menjadi ekonomi industri.

Ketika petani mulai mengambil pekerjaan di pabrik, mereka sering tidak suka bekerja pada jam-jam tertentu.  Banyak pemilik pabrik yang juga memaksa mereka bekerja tujuh hari seminggu. Mereka mulai mengeluh dan meminta waktu istirahat bersama keluarga.

BACA JUGA: Kenali Gejala dan Jenis Bipolar, Sindrom yang Menyebabkan Mood Tidak Stabil

Keluhan tersebut akhirnya berkembang menjadi pemogokan tenaga kerja terorganisir di seluruh Amerika Serikat. Selama pemogokan, ketegangan antara penegak hukum dan pengunjuk rasa seringkali tinggi, beberapa orang terluka atau bahkan kehilangan nyawa. Pemilik pabrik menyadari akan paling efisien melepaskan pekerja pada hari Sabtu dan Minggu

Lalu kenapa di Indonesia hari libur jatuh pada hari minggu?. Hal ini mengacu pada bangsa Portugis yang dulu pernah datang ke Indonesia ternyata meninggalkan sejarah kata di Tanah Nusantara ini. Dalam bahasa Portugis, Minggu yang dimaksud adalah serapan dari kata Domingo dengan makna “Hari Tuhan”.

Konon, hari ini menggambarkan hari kelahiran Yesus pada kepercayaan Kristen. Kata Domingo sendiri dieja sebagai Minggu di daerah Melayu, termasuk Indonesia, mulai abad ke-19 hingga 20.

Berdasarkan penelusuran dokumen-dokumen lama, sejak tahun 1940-an hari Minggu telah menjadi nama hari resmi di Indonesia. Penulisan lengkap nama-nama hari ini adalah Minggoe, Senen, Selasa, Rebo, Kemis, Djoem’at, dan Sabtoe.

BACA JUGA: Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Depresi

Dan berkenaan hari Minggu dijadikan sebagai hari libur, ini berasal dari tradisi Romawi Kuno di Italia. Bangsa Romawi juga memiliki kebiasaan selalu menandai hari Minggu dan hari penting lainnya dengan menggunakan warna merah.

Pengaruh ini kemudian menyebar pula ke wilayah-wilayah kekuasaan bangsa Romawi. Salah satunya, Belanda.

Dan masuknya Belanda ke Nusantara sekitar tahun 1600-an sampai akhrinya digantikan olah Jepang pada tahun 1942 , budaya ini pun kemudian tetap digunakan selama ratusan tahun Belanda berkuasa di Nusantara.

Maka secara tak langsung, segala macam bahasa, tradisi dan budaya yang dibawa Belanda saat berkuasa di Nusantara sampai lahirnya Indonesia pada tahun 1945, mau tidak mau pasti diadaptasi oleh masyarakat kita. Termasuk dalam penetapan hari minggu sebagai hari libur yang sampai saat ini warisan tradisi Belanda ini masih dipertahankan. (ES)

BACA JUGA: Inilah Asal Usul Kenapa Hari Minggu Menjadi Hari Libur

Editor: Edi
    Bagikan:  


Berita Terkait