Toyota Siapkan Kendaraan Hybrid Terbaru, untuk Merambah Pasar Mobil Listrik

Nasional —Minggu, 28 Feb 2021 12:47
    Bagikan:  
Toyota Siapkan Kendaraan Hybrid Terbaru, untuk Merambah Pasar Mobil Listrik
(Foto: Pinterest.com)

POSKOTA JABAR, JAKARTA

Berkembangnya Industri mobil listrik dewasi ini memberikan potensi besar terhadap banyak pabrikan otomotif di seluruh dunia, tidak terkecuali dengan PT Toyota Astra Motor (TAM). Apalagi, harga kendaraan yang mengandalkan baterai sebagai penggeraknya ini mencapai ratusan juta bahkan hingga miliaran rupiah.

Dalam menghadapi potensi tersebut, TAM menyatakan sudah siap meluncurkan beberapa mobil ramah lingkungan di masa depan. Ada tiga jenis mobil yang dipersiapkan, yakni hybrid, prius plug in hybrid, dan battery electric vehicle.

"Di lini, kami punya hybrid dan Prius plug in hybrid. Kemudian BEV (battery electric vehicle/fully electric) yang rencananya dikenalkan tahun ini dan berikutnya," kata Marketing Director PT TAM, Anton Jimmy Suwandi, dalam konferensi video belum lama ini. 

BACA JUGA: Era Mobil Listrik Sudah Datang, Bos Suzuki Pamit Pergi untuk Undur Diri

Anton menambahkan, Toyota Global sudah memulai elektrifikasi sejak lama. Artinya, bicara tentang kesiapan, pihaknya sudah sangat siap mulai dari produk sampai aftersales.

"Kami memulai elektrifikasi di 1997 dengan Prius Hybrid. Kemudian dikembangkan menjadi plug in hybrid, BEV (fully electric) hingga fuel cell electric vehicle. Kalau ditanya kesiapan, kami sangat siap," ujar Anton.

Sementara di Indonesia, Toyota memulai elektrifikasinya pada 2009 lewat Prius. Seperti diketahui, hingga saat ini teknologi hybrid Toyota sudah berada di generasi ke-4 termasuk plug-in hybrid. Toyota pun telah bersiap memproduksi mobil hybrid di Indonesia pada 2022.

BACA JUGA: Mercedes Benz Jual 160 Ribu Unit Mobil Listrik Sepanjang 2020, Inilah Kelebihannya

Menurut Chief Executive Auto2000, dealer resmi Toyota, Martogi Siahaan, Toyota Indonesia sudah berkomitmen jangka panjang dengan melakukan investasi dan produk serta dukungan dari diler untuk menyiapkan layanan terbaik bagi konsumen.

"Dari after sales, kami dapat dukungan penuh dengan mempersiapkan diri dan membekali tim dengan pengetahuan dan study berkaitan dengan EV," kata Martogi

Selain itu Toyota Motor Corporation pun mengembangkan sistem sel bahan bakar atau fuel cell kemasan dalam bentuk modul kompak yang bisa diaplikasikan untuk mobil listrik. 

Toyota dalam pernyataan resminya hari ini, Minggu, 28 Februari 2021, menyebutkan modul sel bahan bakar bakal mulai dijual pada musim semi 2021.

BACA JUGA: Marak Isu Jual Beli Pulau, Salah Satunya Kepulauan Anambas Kepri, DPR Perlu Regulasi yang Ketat

Modul baru fuel cell (FC) mudah digunakan oleh perusahaan yang mengembangkan dan membuat produk fuel cell untuk berbagai macam aplikasi, termasuk mobil listrik truk, bus, kereta api dan kapal, serta generator stasioner.

Modul fuel cell ini dirancang untuk bekerja di berbagai lingkungan pengoperasian dan dapat dioperasikan pada suhu rendah atau tinggi. Bahkan pada ketinggian dengan tingkat oksigen lebih rendah serta dalam aplikasi yang melibatkan getaran. 

Toyota menjelaskan berbagai kebijakan pemanfaatan hidrogen telah diadopsi dalam beberapa tahun terakhir di setiap negara. Banyak perusahaan juga memasuki pasar sehingga kebutuhan teknologi hidrogen dan fuel cell semakin meningkat untuk berbagai aplikasi.

Selain mempopulerkan FCEV (fuel cell electric vehicle), Toyota akan terus memperkuat inisiatifnya sebagai pemasok sistem FC untuk mempromosikan pemanfaatan hidrogen.

Toyota bahkan telah menciptakan masyarakat hidrogen, seperti menjual bus hidrogen FCEV "Mirai" dan "SORA" FCEV, menjual sistem FC ke perusahaan produk FC, serta mengizinkan penggunaan FCEV-nya tanpa royalti. (ES)

BACA JUGA: Toyota Siapkan Kendaraan Hybrid Terbaru, untuk Merambah Pasar Mobil Listrik

Editor: Edi
    Bagikan:  


Berita Terkait