Jabar Mengalami Penurunan dalam Kasus Positif Covid-19, Berada di Posisi Kedua

Nasional —Senin, 1 Mar 2021 06:52
    Bagikan:  
Jabar Mengalami Penurunan dalam Kasus Positif Covid-19, Berada di Posisi Kedua
Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. (bnpb)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengalami penurunan dalam kasus positif Covid-19. Sehingga kembali berada di posisi kedua, dengan penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 770 orang. Kemudian di posisi selanjutnya Kalimantan Timur (Kaltim) dengan jumlah penambahan sebanyak 374 orang. Selanjutnya, Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 327 orang dan Jawa Timur (Jatim) sebanyak 324 orang. DKI Jakarta masih tetap tertinggi dalam penambahan kasus positif Covid-19 per hari Minggu (28/02/2021) sebanyak 2.098 orang.

Secara nasional, angka kasus positif Covid-19 di tengah masyarakat terlihat mulai menurun. Hal itu terlihat dari angka penambahan kasus positif Covid-19 pada hari Minggu (28/02/2021) sebanyak 5.560 orang. Sehingga, secara nasional mereka yang terinfeksi penyakit ini sudah mencapai 1.334.634 orang. Demikian pengumuman dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per hari Minggu (28/02/2021).

Angka kesembuhan juga meningkat. Mereka yang semuh dari Covid-19 per hari Minggu (28/2/2021) juga bertambah sebanyak 6.649 orang. Sehingga, secara nasional mereka yang sembuh dari Covid-19 sudah mencapai 1.142.703 orang. Sedangkan mereka yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah sebanyak 185 orang. Sehingga secara keseluruhan mereka yang meninggal mencapai 36.166 orang.

BACA JUGA:  Artidjo Alkostar Hakim “Killer” Musuh Para Koruptor Meninggal Dunia

Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. "Jika semakin banyak yang tidak patuh, maka potensi penularan semakin tinggi, dan kemungkinan penambahan kasus positif juga semakin tinggi. Hal ini terlihat pada perkembangan kasus positif minggu ini yang persentasenya kembali mengalami peningkatan,"  terang Wiku dalam keterangannya tentang perkembangan Covid-19 di Graha BNPB Jakarta, kemarin.

Untuk itu, ia menyampaikan anjuran kepada masyarakat agar memperhatikan beberapa hal. Misalnya, kelompok usia produktif yang imunitasnya kuat dan masih beraktivitas di luar rumah, meskipun sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, maka setibanya di rumah harus segera berganti pakaian dan membersihkan diri. Juga menghindari langsung kontak dengan anggota keluarga kelompok usia rentan.

BACA JUGA:  KPK Resmi Menahan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur

"Karena potensi penularan masih tetap ada. Untuk itu, menerapkan protokol kesehatan yang ketat tidak hanya di luar rumah, melainkan ketika di lingkungan rumah pun juga harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara menyeluruh, disiplin dan konsisten. Dengan begitu, potensi penularan dapat ditekan dengan meminimalisir kemungkinan kita menjadi carrier atau pembawa virus bagi orang-orang di sekitar kita," pesan Wiku. (Poskota/johara/mia)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait